Jumat, 30 November 2012

Identifikasi Pemanis Makanan Alami and Buatan


BAB I
PENDAHULUAN
A.      LATAR BELAKANG
Minuman manis sangat disukai pada siswa SMP N 2 Galur, apalagi setelah melakukan aktivitas yang melelahkan. Itulah sebabnya banyak minuman manis dijual dilingkungan sekolah baik itu produk dari pabrik atupun buatan penjual di kantin sekolah. Kebanyakan siswa tidak peduli dari mana datangnya rasa manis minuman tersebut. Banyak siswa yang hanya tahu rasa manis minuman itu berasal dari gula saja.
Rasa manis pada minuman diperoleh dari pemanis alami maupun pemanis buatan. Pada produk pabrik biasanya mencantumkan jenis pemanis yang dipakai untuk minuman tersebut, tetapi tidak mencantumkan kadarnya. Minuman buatan penjual yang dikantin bahkan tidak tahusama sekali pemanis yang digunakan karenaa tidak dicantumkan pemanisnya.
Pemanis alami tidak berbahaya bagi tubuh, kecuali yang berpenyakit gula (diabetes). Pemanis buatan jika terakumulasi dalam tubuh maka akan menimbulkan berbagai penyakit, misalnya kanker. Para siswa kurang menyadari bahaya ini, kalaupun sudah diberi tahu mereka tidak peduli dan tetap meminumnya.
Para siswa sudah tahu apakah itu massa jenis larutan, yaitu kerapatan zat dalam laurtan atau perbandingan antara massa larutan dengan volumenya. Massa jenis larutan dapat dicari dengan alat yaitu hydrometer. Minuman manis merupakan larutan. Untuk membuat 1 gelas minuman manis dibutuhkan air matang dan dua setengah sendok gula pasir sehingga rasanya manis. Untuk membuat satu gelas minuman manis dibutuhkan air matang dan hanya dibutuhkan sedikit sekali pemanis buatan sehingga rasanya manis.

B.  RUMUSAN MASALAH
Dari latar belakang masalah tersebut maka secara operasional dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1.      Apakah minuman berpemanis buatan dapat diketahui dengan mengukur masa jenisnya
2.      Berapa jumlah minuman yang berpemanis alami di lingkungan sekolah?

C.  TUJUAN
Berdasarkan rumusan masalah maka tujuana dari dari karya tulis ilmiah ini adalah:
1.      Mengetahui produk minuman yang hanya memakai pemanis alami
2.      Mengetahui produk minuman yang hanya memakai pemanis buatan
3.      Mengetahui produk minuman yang memakai pemanis alami dan buatan.

D.  MANFAAT PENELITIAN
Hasil karya tulis ini diharapkan dapat:
1.      Untuk menginformasikan kepada para siswa produk minuman yang berpemanis alami dan berpemanis buatan.
2.      Untuk menginformasikan kepadapedagang di sekolah dalam memilih produk berpemanis alami untuk dijual.
3.      Untuk menginformasikan kepada pengambil kebijakan di sekolah dalam memberi ijin produk minuman yang boleh dijual di sekolah.












BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A.  Pemanis alami
1.    Gula
          Gula merupakan pemanis yang tidak dapat dipisahkan dari dunia makanan kita.Gula yang kita konsumsi sehari-hari kebanyakan adalah gula hasil olahan pabrik yang mengandung kalori tinggi. Pemanis olahan alam ditemukan dalam buah-buahan segar, misalnya kurma, pemanis alami yang kaya nutrisi.
2.    Madu
          Madu sudah sangat kita kenal dan memiliki sejarah panjang dalam peranannya di dunia kuliner dan pengobatan.Madu memiliki sifat antibakteri dan antivirus, dan cenderung mengandung indeks glikemik yang rendah. Madu dapat digunakan untuk menambah rasa manis di minuman atau makanan.
          Khasiat madu bagi kesehatan antara lain bermanfaat untuk mengikis lemak tanpa menguras energi, mencegah kelelahan selama olahraga, memiliki sifat anti-bakteri yang membantu memperbaiki sistem pencernaan, memiliki sifat antikarsinogen, mencegah dan sebagai anti-tumor, membantu dalam pencegahan kanker, mengobati sakit tenggorokan, bersifat antiseptik yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tertentu dan membantu menjaga luka tetap bersih dan bebas dari infeksi, bisa digunakan sebagai obat alami dalam pengobatan dan pertolongan pertama untuk luka (luka bakar dan luka lainnya) serta untuk mempercepat penyembuhannya, dan banyak lagi manfaat-manfaat lainnya.
3.    Daun Stevia
     Stevia adalah tamaman keluarga mint yang berasal dari Paraguay, Amerika Selatan. Stevia merupakan tanaman perdu yang tumbuh pada tempat dengan ketinggian 500-1000 m di atas permukaan laut, di dataran rendah stevia akan cepat berbunga dan mudah mati apabila sering dipanen. Suhu yang cocok berkisar antara 14-27°C dan cukup mendapat sinar matahari sepanjang hari.
       Selain kandungan steviosida dan rebaudiosida, daun stevia juga mengandung glikosida, protein, serat, karbohidrat, mineral, vitamin A, vitamin C dan 53 komponen lainnya.Stevia memiliki tingkat kemanisan yang mencapai 200-300 kali kemanisan tebu serta rendah kalori sehingga aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dan obesitas.Selain itu, stevia juga bersifat non-karsinogenik.Zat pemanis dalam stevia yaitu steviosida dan rebaudiosida tidak dapat difermentasikan oleh bakteri di dalam mulut menjadi asam. Sedangkan pada pemanis gula lainnya akan difermentasikan menjadi asam, dan asam ini yang apabila menempel pada email gigi dapat menyebabkan gigi berlubang. Oleh karena itu, stevia tidak menyebabkan gangguan pada gigi.
       Stevia diyakini dapat menurunkan berat badan dan mengatur berat badan karena dapat mereduksi makanan bergula dan berlemak.Selain banyak manfaatnya, kita pun harus berhati-hati terhadap kemungkinan efek samping negatifnya. Ada beberapa isu kesehatan yang berkaitan dengan pemanis stevia ini, antara lain dapat menyebabkan gangguan atau kesulitan reproduksi, dapat menyebabkan perubahan pada gen yang mungkin juga dapat menyebabkan kanker dan gangguan metabolisme energi. Wanita hamil harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengkonsumsi pemanis dari stevia.
4.    Sirup Agave
Sirup agave adalah pemanis yang berasal dari tanaman agave, pada mulanya pemanis agave ini digunakan untuk membuat tequila.Beberapa spesies agave yang biasa dijadikan bahan pemanis antara lain Blue Agave (Agave tequilana), Salmiana Agave (Agave salmiana), Green Agave, Grey Agave, Thorny Agave, dan Rainbow Agave. Sirup agave terasa lebih manis dibanding madu tetapi tidak terlalu lengket.
     Sirup agave lebih manis dibanding gula tebu dengan indeks glikemiknya yang lebih rendah. Sirup agave memiliki konsentrasi yang sangat tinggi dari fruktosa (90%) dibandingkan dengan glukosa yang hanya 10%.Karena indeks glikemiknya yang rendah, banyak yang menyarankan untuk mengkonsumsi sirup atau pemanis agave sebagai pengganti gula bagi penderita diabetes dan hyperglycemia.
    
5.    Sirup Maple
     Sirup maple dibuat dari getah pohon maple (Acer saccharum), yaitu sejenis pohon perindang yang biasa ditanam di taman atau tepi jalan, termasuk dalam family Sapindaceae, berasal dari Amerika Utara termasuk Canada. Sirup maple mengandung banyak mineral seperti kalsium, potassium, fosfor, mangan, seng dan besi, serta mengandung kalori lebih sedikit daripada madu.
     Sirup maple memberikan rasa yang unik, halus dan tekstur lembut pada makanan.Sirup maple biasa digunakan sebagai topping untuk pancake, waffle, dan roti bakar Perancis di Amerika Utara. Sirup maple juga dapat digunakan untuk membumbui berbagai makanan, termasuk: biskuit, goreng, es krim, sereal panas, dan buah segar. Juga digunakan sebagai pemanis untuk saus apel, kacang panggang, manisan ubi jalar, labu, kue, pie, roti, permen, milkshake, teh, kopi, dan toddies panas.Sirup maple juga dapat digunakan sebagai pengganti madu dalam anggur.
     Sirup maple murni dari Kanada mengandung lebih dari 20 senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan manusia, 13 unsur di antaranya baru ditemukan.Unsur antioksidan yang baru dikenali di dalam sirup maple memiliki manfaat sebagai anti-kanker dan anti-diabetes.Studi sebelumnya, Federasi Produsen Sirup Maple Quebec sudah mengetahui bahwa produk ini mengandung mineral alami seperti zinc, thianine, dan kalsium.
     Kandungan seng pada sirup maple akan memberikan anda perlindungan terhadap serangan penyakit jantung dan berfungsi sebagai antioksidan. Kandungan seng dan mangan secara bersama-sama berperan dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, membantu mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.Selain itu, mangan juga dapat bertindak sebagai suatu imunostimulan.Sirup maple juga sangat baik bagi kesehatan reproduksi pria.
B.  Pemanis buatan
Pemanis buatan adalah bahan tambahan makanan buatan yang ditambahkan pada makanan atau minuman untuk menciptakan rasa manis. Bahan pemanis buatan ini sama sekali tidak mempunyai nilai gizi. Berikut beberapa jenis pemanis buatan:
1.    Macam-macam Pemanis buatan
a.    Aspartam
                 Aspartame adalah peptide yang mengandung asam amino fenilanin dan asam aspartat dengan gugus metal ester pada fenilalanin. Aspartam masuk secara normal dalam proses metabolisme. Secara fisik aspartame sebagaianbesar berbentuk serbeuk putih.Larut kedalam air dan lebih larut dalam asam dibandingkan dalam larutan minyak dan lemak .Lebih larut dalam suhu panas dari pada suhu dingi.Intensitas kemanisan 180 – 200 kali sukrosa.Mudah terhidrolisis pada suhu tinggi, sehingga rasa manisnya akan berkurang. Batas konsumsi perhari yang aman atau (ADI) adalah 2,5mg/kg bb.
b.    Sakarin
                 Sakarin berupa Ca atau Na-sakarin merupakan pemanis buatan yang paling lama dikenal, sakarin merupakan senyawa benzosulfinida atau O-sulfobenzimida dengan rumus molekul C7H5NO3S.Na-sakarin diserap kedalam tubuh dan tidak mengalami metabolisme sehingga dikeluarkan melalui urin tanpa perubahan.Sakarin tidak stabil jika dipanaskan dan pada konsentrasi tinggi sakarin mempunyai afterfaste pahit.Intensitas kemanisa sakarin 200-700 kali gula.Batas konsumsi perhari yang aman atau (ADI) adalah 2,5mg/kg bb.
c.    Siklamat
            Mempunyai rumus molekul C6 H11 NHSO3Na. Siklamat biasanya biasa dipakai dalam bentuk garam natrium dan asam siklamat.Tahan panas serta mudah larut dalam air.Stabil pada kisaran yang luas baik dalam temperature maupun Ph. Digunakan sebagai pemanis bagi penyandang DM, dalam perdagangan dikenal sebagai sucaryi dan saccoit.Pada konsentrasi rendah dapat menutupi kegetiran dari beberapa buah-buahan.Intensitas kemanisanya 30-80 kali gula dan tidak memberikan after tante.Konsumsi perhari yang aman (ADI) dari siklamat adalah 0-1 1mg/kg bb.
d.   Sorbitol
            Sorbotil merupakan alcohol polihidrik degan rumus molekul C6H11O6.Banyak ditemukan pada ganggang laut serta biah-buahan. Mempunyai sifat larut dalam air dan tidak mudah dimetabolisme oleh mikroorganisme.Fungsinya sebagai humektan zat teksturizing pun tak terbantahkan.Mempunyai bertahan pada temperature tinggi dan ikut serta dalam reaksi mailllard.Intensitas kemanisan 0,6 kali gula dam memberi energy 3,994 kalori/gram.
e.Acefulfamk
Merupakan kristal putih mempunyai sifat hidroskopis stabil dalam suhu kamar dan larut dalam air. Tidak mengalami metabolisme didalam tubuh sehingga dapat diekskresikan keluar tubuh bersama urine dengan sempurna.Bebas dari sifat karsinogenik dan tidak meniggalkan rasa pahit.Intensitas kemanisan 200 kali sukrosa.
f.     Xylitol
Merupakan bentuk alcohol pentahidrat dari xylon atau disebut juga gula alcohol dan mempunyai rumus kimia C6H7(OH)5. Berbentuk serbuk, berwarna putih, dan tidak berbau.Xylitol tersa dingin apabila mencair dalam mulut dan stabil terhadap udara dan panas, hanya Titik lelehnya rendah (94 derajat celcius), sehingga sering digunakan dalam produksi sifat larut dalam air dan sulit difermentasikan oleh khamir dan kurang baik oleh mikroorganisme umurnya. Intensitas kemanisannya 0,7 kali gula sehingga pemberiannya dibatasi antara 30-50 g/ hari.
g.    Erithol
       Merupakan anggota kelompok polyol terbaru.Berbentuk keristal bubuk, berwarna putih,non-higroskopis, serta mempunyai tingkat kelarutan yangbaik dalam air. Stabil dalam temperature tinggi dan mempunyai efek dingin yang sedang dimulut.
Intesitas kemanisanya 2 kali gula.
h.    Laktisol
       Mampu menutupi rasa pasca mengkonsumsi (aftertaste) yang tidak dikehendaki.Bersifat non-higroskpik,satabil pada temperature tinggi saat proses pengolahan makanan. Laktisol tidak menyentuh usus besar dan dapat digunakan sebagai sumber energi bagi mikroflora intestinal.Intensitas kemanisannya 0,4 kali gula.
i.      Maltitol
       Merupakan tepung dengan kristal putih yang sidat kemanisannya mirip dengan gula. Secara subtansial non-higroskopik dan thermosstabil.Tidak menunjukan adanya efek pendinginan dan dapat digunakan untuk menggantkan lemak.Intensitas kemanisanya 0.5 kali gula.
j.      Manitol
            Sifatnya non-higroskopik.Adakah digunakan sebagai platicier untuk membantu memperbaiki tekstur yang lembut dari gum. Mempunyai titik leleh yang tinggi (165°-169°C).Funginya sebagai bahan pengisi dalam tablet kunyah atau hisap. Intensitas kemanisannya 0,7 kali gula
2.    Dampak Pemanis Buatan
Alasan penggunaan pemanis buatan:
a.    Mengurangi asupan kalori
Kegemukan merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung koroner , hipertensi dan diabetes melitus..
Agar saraf pengecap rasa di lidah terpuaskan, maka diciptakanlah pemanis buatan tanpa kalori sebagai pengganti gula. Aspartame dipasarkan sebagai produk diet, tapi sebenarnya sama sekali bukan lah produk untuk diet. Kenyataannya, zat ini justru dapat menyebabkan berat badan bertambah karena dapat membuat seseorang " kecanduan" karbohidrat. Sebuah penelitian yg dilakukan The University of Texas Health Sciences Center melaporkan bahwa 41 % orang yg mengkonsumsi satu kaleng atau satu botol minuman ringan mengandung Aspartame setiap hari, akan mengalami risiko kegemukan.Kenapa Aspartamae , berbahaya selain kegemukan itu sendiri ? Nancy Markle, pakar nutrisi dari The Wellness Center, A public service of The Wellness Research Team, Amerika Serikat, mensinyalir dampak negatif penggunaan Aspartame antara lain:
a.       Pada suhu tubuh 37 derajat Celcius, senyawa kimia sejenis alkohol yg terdapat dalam Aspartame, didalam lambung berubah menjadi formaldehide (formalin) yg kemudian mengalami perubahan senyawa asam yg dinamakan asam format, sehingga pada akhirnya menimbulkan peningkatan derajat keasamam dalam darah, atau asidosis metabolik. Senyawa tersebut serupa dengan racun pada sengat semut api. Ditenggarai pula bahwa formaldehid yang terbentuk dapat terakumulasi dalam sel, kemuadian bereaksi dengan berbagai enzim dan DNA di mitokondria maupun inti sel, sehingga berpotensi mencetuskan keganasan atau kanker pada penggunaan jangka panjang...penelitian pada tikus penggunaan Aspartame yg lebih rendah dari dosis yg dikonsumsi oleh manusia, sudah dapat menyebabkan timbulnya kanker kelenjar getah bening (limfoma maligna) dan kanker darah (leukemia) dan bila menggunkan dalam dosis lebih tinggi akan menimbulkan keganasan pada seluruh organ tubuh.
b.      Keracunan aspartam
Berbagai gejala dapt timbul sebagai akibat keracunan aspartame, pada umumnya dibagi menjadi tiga tipe.
b.1. Kesatu, reaksi keracunan akut yg timbul dalam kurun waktu 48 jam setelah mengonsumsi produk yang mengandung aspartame. Gejala keracunan akut yg bisa dikenali : mual, nyeri perut, muntah, mata kabur, pandangan menyempit, nyeri kedua bola mata, hingga kebutaan, jantung berdebar, dan sesak napas.
b.2. Kedua, efek keracunan kronis dapat timbul dalam hitungan hari hingga tahun setelah mengonsumsi asparta jangka panjang.Pada keracunan kronis, gejala sering timbul adalah ; perubahan pola menstruasi, rambut rontok, rasa haus yg berlebihan, nyeri persendian , mudah mengalami infeksi.
b.3. Ketiga, efek toksik yang tidak atau sulit dikenali oleh pengguna aspartam.
Sakit kepala, telinga berdenging , penurunan daya ingat, depresi, mudah tersinggung, cemas berlebihan adalah efek toksik yang seringkali tidak disadari baik oleh dokter maupun yang bersangkutan, sehingga menjalani berbagai macam pemeriksaan maupun penggunaan obat yang tidak perlu.
C.  Minuman jajanan
          Minuman jajan adalah minuman yang dibuat oleh pabrik atau rumahan. Minuman itu sangat disukai oleh anak-anak karena manis dan segar. Komposisi dari minuman itu selalu mencantumkan gula sebagai pemanis dan pemanis buatan.Tetapi kebanyakan masyarakat tidak tahu benar atau tidak.Minuman ini banyak sekali diproduksi oleh pabrik dengan berbagai merk.
D.  Massa jenis
          Massa jenis sebagai salah satu ciri khas sutu zat. Perbandingan antara massa benda dan volume benda disebut massa jenis. Massa jenis dirumuskan :
Keterangan :ρ = massa jenis (kg/m3 atau g/cm3)
 m    =   massa benda (kg/g)
V    =   volume benda (m3/cm3)
          Massa jenis larutan dapat diukur dengan alat yang bernama hidrometer. Hidrometter bekerja berdasarkan gaya keatas yang diberikan oleh larutan pada benda yang tercelup. Jika massa jenis larutan besar maka gaya keatas juga besar dan benda akan terangkat kepermukaan larutan lebih tinggi dibanding dengan jika massa jenis larutan kecil.
E.   Kerangka Pikir
          Massa jenis air murni adalah 1 g/cm3 atau 1000 kg/m3. Minuman yang manis dibuat dari air matang dengan pemanis. Untuk menjadi minuman manis, segelas air membutuhkan kurang lebih 2 sendok teh gula. Gula akan larut dalam air sehingga menambah jumlah massa, sehingga massa jenis minuman akan lebih besar dari massa jenis air.
          Adapun jika minuman manis tersebut dibuat dari air matang dan permanis buatan, maka hanya membutuhkan sedikit sekali pemanis buatan. Pemanis alami mempunyai   tingkat kemanisan 500-1000x pemanis alami, sehingga suatu minuman untuk  menjadi manis seperti gula hanya membutuhkan sedikit  pemanis  buatan. Massa minuman yang dibuat tidak akan bertambah secara signifikan, sehingga massa jenis minuman tersebut hamper sama dengan massa jenis air.
F.   Hipotesa
       Berdasarkan kerangka pikir tersebut, maka dapat dibuat hipotesis sebagai berikut:
1.      Minuman berpemanis alamimassa jenisnya lebih dari 1 g/cm3 atau 1000 kg/m3.
2.      Minuman berpemanis buatan massa jenisnya sama dengan 1 g/cm3 atau 1000 kg/m3.

BAB. III
METODE PENELITIAN


A.      Waktu dan Tempat
Penelitian ini dilakukan di Laboratorium SMP N 2 Galur, Jum’at 28 oktober 2011
B.       Variable penelitian  
Variable bebas adalah berabagai minuman jajanan, air dan larutan gula, sedangkan variabele terikat adalah massa jenis minuman jajanan, air dan larutan gula.
C.       Cara Kerja
Penelitian ini menggunakan metode identifikasi, yaitu mengukur massa jenis berbagai larutan yang digunakan.  Sampel( bahan ) yang digunakan adalah air gula,berbagai minuman jajanan di sekolah,air  mineral,air mineral yang diberi sakarin.sedangkan alat yang digunakan sebagai berikut :gelas ukur, gelas kimia, pengaduk  dan alat ukur massa jenis ( hydrometer). Dengan langkah-langkah kerja sebagai berikut:
1.      Ambil gelas ukur  diberi label A,B,C,D,E  dan F.
2.      Gelas A diberi air mineral ,ukur massa jenisnya.
3.      Gelas Bdiberi gula+air mineral diaduk sampai hingga gulanya  larut kemudian dirasakan , jika belum mais tambah gula sampai terasa manis. Setelah terasa manis ukur massa jenisnya.
4.      Gelas C,D,E,F diberi miuman jajanan  merek teh gelas ,marimas,Borobudur,es puter,jas-jus.
5.      Hasil pengukuran dicatat dalam tabel  berikut
NO.
NAMA MINUMAN
MASSA JENIS
KETERANGAN
1



2



3



4



5
.
dst



Hasil dari data dianalis dengan membandingkan massa jenis air mineral  dan massa jenis  larutan gula.
BAB IV
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

A.  HASIL
Tabel 1. Daftar Massa Jenis Berbagai Produk Minuman
NO
NAMA MINUMAN
MASSA JENIS
(Kg/m3)
KETERANGAN
1
A
1000
SIKLAMAT (pemanis buatan)
2
B
1040
GULA ASLI
3
C
1000
SIKLAMAT (pemanis buatan)
4
D
1020
SIKLAMAT + extrak mangga
5
E
1000
SIKLAMAT (pemanis buatan)
6
F
1040
GULA ASLI
7
G
1000
SIKLAMAT
8
H
1020
SIKLAMAT
9
I
1040
SIKLAMAT +GULA ASLI
10
J
1040
GULA ASLI+SIKLAMAT
11
K
1040
GULA ASLI
12
L
1060
GULA ASLI

B.  PEMBAHASAN
          Dilihat dari data terlihat bahwa massa jenis minuman berbeda-beda,ada yang massa jenisnya hampir sama dengan air yaitu 1000 kg/m3yaitu  A,C,dan E. Minuman yang massa jenisnya lebih besar dari air yaitu minuman B dan D.
          Setelah diamati kemasannya ternyata komposisi minuman A,C,dan E mengandung siklamat (pemanis buatan) tetapi ada yang tidak mencantumkan nama pemanis buatan. Dalam komposisi minuman B tercantum gula sebagai pemanisnya,dari data terlihat massa jenisnyaB lebih dari 1000 kg/m3 tepatnya 1040 kg/m3. Hal itu menunjukan minuman B benar-benar berpemanis alami (gula asli), karena minuman berpemanis alami massa jenisnya sama dengan air gula.Minuman A,C,E massa jenisnya hampir sama dengan air, menunjukkan bahwa minuman A,C dan E berpemanis buatan.
Minuman berpemanis alami lebih baik dari pada minuman berpemanis buatan, karena akan lebih aman bagi tubuh kita. Tetapi bagi para penderita diabetes jika kadar gula terlalu tinggi akan berakibat fatal.Ada satu tumbuhan yang dapat menggantikan gula yaitu daun STEVIA yang dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes dan tidak berbahaya.
          Minuman yang mempunyai massa jenis 1000 kg/m3 yaitu minuman A, C dan G.  Minuman yang mempunyai massa jenis 1020 kg/m3 adalah minuman D dan H. Minuman yang mempunyai massa jenis 1040-1060 kg/m3 adalah minumanB, F, I, J K dan L.
          Minuman yang bermassa jenis 1000 kg/m3 berpemanis buatan,karena mengandung siklamat (tertulis dalam komposisi pada kemasan, tetapi ada yang tidak mencantumkan jenis pemanisnya).Minuman yang bermassa jenis 1020 kg/m3komposisinya tertulis berpemanis gula, tapi kemungkinan dicampur dengan pemanis buatan (campuran).Minuman yang bermassa jenis 1040-1060 kg/m3berarti berpemanis alami(dari gula asli).















BAB.V
KESIMPULAN
Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa:
1.      Minuman berpemanis buatan massa jenisnya antara 1000 kg/m3
2.      Minuman berpemanis gula massa jenisnya lebih besar  atau sama dengan 1060
3.      Dari sebelas produk yang di identifikasi ada 4 yang berpemanis alami yaitu B, F, I, J K dan L.























DAFTAR PUSTAKA

Johnson, Ir. (2004). Sains Kimia 1. Erlangga: Jakarta
Karim S, dkk. (2008). Belajar IPA 2. Sumber Kencana: Jakarta























LAMPIRAN 1

Tabel 1. Daftar Massa Jenis Berbagai Produk Minuman
NO
NAMA MINUMAN
MASSA JENIS
KETERANGAN
1
BOROBUDUR ( A)
1000
SIKLAMAT (pemanis buatan)
2
TEH GELAS ( B)
1040
GULA ASLI
3
MARIMAS ( C)
1000
SIKLAMAT (pemanis buatan)
4
JAS-JUS ( D)
1020
SIKLAMAT + extrak mangga
5
ES PUTER (E)
1000
SIKLAMAT (pemanis buatan)
6
TEH KITA  (F)
1040
GULA ASLI
7
ALE-ALE (G)
1000
SIKLAMAT
8
FRUTAMIN (H)
1020
SIKLAMAT
9
FRUZ (I)
1040
SIKLAMAT +GULA ASLI
10
MOUNTEA (J)
1040
GULA ASLI+SIKLAMAT
11
TEH ECO (K)
1040
GULA ASLI
12
MINUMAN KANTIN SMP N 2 GALUR (L)
1060
GULA ASLI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar